Tajeri akan Undang PT BEK

oleh -13 views
BERINVESTASI: PT BEK mulai beroperasi di wilayah Kalimantan Tengah, baru-baru ini. FOTO: WARGA UNTUK KALTENG POS

MUARA TEWEH, batara.kalteng.co-DPRD Kabupaten Barito Utara (Batara) akan membahas permasalahan ganti rugi lahan milik warga Kecamatan Teweh Timur. Komisi III menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Bharinto Ekatama (BEK) pada 5 April 2021 mendatang. Komisi III DPRD Batara ingin mendapat penjelasan, terkait permasalahan ganti rugi lahan yang dilaporkan dan diadukan oleh warga Desa Benangin. Selain warga yang melapor, DPRD juga akan

mengundang Surya Baya pada saat RDP tersebut. Pengaduan yang diterima dewan mengenai keadilan persamaan perlakuan hak dan harga lahan seperti warga Kaltim. Di Kaltim harga kompensasi lahan perhektar Rp 60 juta. Sedangk an di Kalteng ganti rugi lahan hanya

dihargai Rp 3.800.000 sampai dengan Rp 26.200.000. Dalam laporan itu, warga melampirkan dokumen warga penerima ganti rugi lahan di Kaltim. “RDP sudah kita jadwalkan terkait pengaduan warga menuntut keadilan persamaan perlakuan hak, mengenai harga ganti rugi lahan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Batara, H Tajeri, kemarin (30/3).

Tajeri akan mencari tahu akar masalah. Termasuk nanti selain dua warga yang melapor, anggota dewan juga minta  Surya Baya hadir. Selain meminta kuasa hukum PT BEK hadir.

“Lihat saja nanti saat RDP, semua akan ditanyakan dan managemen PT BEK harus menjelaskannya. Lihat saja nanti saat RDP, termasuk Surya Baya akan diundang agar berhadir, sehinga semua tau apa masalahnya,” pungkasnya. (adl/ cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *